Langsung ke isi

Katedral Baru

Sebuah katedral dari kayu besi, dibangun bersama.

Tiang dan kuda-kuda kayu besi Katedral Salib Suci yang baru dilihat dari udara, sebelum reng atap dipasang
Tiang dan kuda-kuda Katedral Baru, 26 Mei 2026. Komsos Paroki

Katedral baru berukuran 60 kali 23 meter dan berdiri di atas fondasi tiang pancang beton di rawa Agats. Seluruh strukturnya dari kayu besi, kayu yang tahan air asin dan kelembapan. Pembangunan dimulai pada 2015, terhenti, dan dilanjutkan pada 2025. Pada Juni 2026 struktur utama selesai; 35 pekerja menyelesaikan bangunan dan 16 pekerja mengerjakan bagian dalam, seluruhnya dari kayu Asmat dan seluruhnya dengan tangan.

Siapa yang membangun

Katedral ini dibiayai oleh umat, Pemerintah Kabupaten Asmat, sumbangan sukarela aparatur sipil negara Katolik, dan para donatur. Bapa Uskup menyebutnya rumah kita semua: umat, para pekerja, pemerintah, dan para donatur.

Pohon harapan

Pada 21 Juni 2026 Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan dan menanam pohon cemara sebagai pohon harapan. Deretan cemara akan mengelilingi katedral.

Kayu

Seluruh struktur dari kayu besi; lantai, dinding, dan langit-langit dari kayu lokal Asmat, dikerjakan dengan tangan.

Rangka atap pelana katedral yang dipakai sekarang saat dibangun di atas tiang kayu, dengan kayu gelondongan di air dan pohon kelapa
Desain katedral baru mengikuti gereja lama. Pembangunan katedral yang dipakai sekarang. Komsos Paroki

Dibangun dari kayu tanah ini, oleh tangan umat sendiri.

    1. 2015

      Pembangunan dimulai.

    1. Pekerjaan terhenti karena keterbatasan dana.

    1. 2025

      Pekerjaan dilanjutkan bersama umat, Pemerintah Kabupaten Asmat, dan para donatur.

    1. 10 Juni 2026

      Gording atap diberkati.

      Pada 10 Juni 2026 gording atap diberkati dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin RP Yulius Hirnawan Christyanto, OSC, bersama Bapa Uskup.

    2. 21 Juni 2026

      Pohon harapan.

      Pada 21 Juni 2026 Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan dan menanam pohon cemara sebagai pohon harapan. Deretan cemara akan mengelilingi katedral.

    3. 2026

      Struktur utama selesai. Atap dan interior dikerjakan dari kayu Asmat oleh 51 pekerja.

    1. Pemberkatan katedral.

Tahap pembangunan

  • Selesai
  • Sedang dikerjakan
  • Direncanakan
  1. 01

    Tiang pancang dan fondasi beton

    Selesai

  2. 02

    Penguatan fondasi

    Selesai

  3. 03

    Lantai dan rangka lantai

    Selesai

  4. 04

    Tiang utama dan rangka bangunan

    Selesai

  5. 05

    Gording dan kuda-kuda

    Sedang dikerjakan

    Diberkati

  6. 06

    Kisi-kisi dan atap

    Sedang dikerjakan

  7. 07

    Dinding, plafon dan interior kayu

    Sedang dikerjakan

  8. 08

    Ukiran, altar dan perlengkapan liturgi

    Direncanakan

  9. 09

    Halaman, cemara dan pemberkatan

    Direncanakan

    Cemara ditanam

“Kayunya semua dari sini semua, Pak. Ini manual semua, Pak.”

— tukang kayu Katedral Baru, Juni 2026

Kabar Pembangunan

Juni 2026

Foto menyusul.

Pohon harapan

Pada 21 Juni 2026 Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan dan menanam pohon cemara sebagai pohon harapan. Deretan cemara akan mengelilingi katedral.

Oktober 2025

Lantai mulai dipasang

Lantai mulai dipasang

September 2025

Rangka lantai berbentuk salib

Rangka lantai berbentuk salib

Yang ikut membangun

Nama-nama umat, donatur, dan relawan yang memilih dicantumkan. Katedral ini rumah kita semua.

Daftar nama akan tampil setelah persetujuan Komsos.

Tahap berikutnya

  1. 05

    Gording dan kuda-kuda — Sedang dikerjakan

  2. 06

    Kisi-kisi dan atap — Sedang dikerjakan

  3. 07

    Dinding, plafon dan interior kayu — Sedang dikerjakan

  4. 08

    Ukiran, altar dan perlengkapan liturgi — Direncanakan

  5. 09

    Halaman, cemara dan pemberkatan — Direncanakan

Persembahan bersifat sukarela, sesuai kemampuan. Rekening dan QRIS resmi hanya yang tercantum di halaman Donasi dan di gereja.

Katedral Salib Suci Baru Agats: ukuran 60 x 23 meter, fondasi tiang pancang beton, struktur kayu besi, dimulai 2015, dilanjutkan 2025, struktur selesai Juni 2026, atap dan interior dari kayu lokal Asmat, lokasi Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.